Home » Materi Kuliah (Campuran) » Sediment Delivery Ratio (SDR)

Sediment Delivery Ratio (SDR)

October 2013
M T W T F S S
« Dec   May »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 2,622 other followers

Blog Stats

  • 48,258 hits

Sediment Delivery Ratio (Nisbah Pengangkutan Sedimen)

            Material sedimen yang tererosi di lahan DAS mencapai outlet DAS tersebut, atau sungai/saluran terdekat. Hasil erosi yang mencapai saluran/ungai/outlet dinamakan Sediment Yield. Dalam perjalanannya dari tempat terjadinya erosi lahan sampai outlet terjadi pengendapan/deposisi, baik pengendapan permanen ataupun sementara, terutama di daerah-daerah cekungan, daerah yang landai, dataran banjir (flood plain), dan di saluran itu sendiri. Perbandingan antara sedimen yang terukur di outlet dan erosi di lahan disebut Sediment Delivery Ratio (SDR). Biasanya besarnya SDR cenderung berbanding terbaik terhadap luas DAS, makin luas DAS makin kecil nilai SDRnya.

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi nilai Sediment Delivery Ratio (SDR) yaitu (Azdak, 2010):

Sumber sedimen yang berasal dari DAS

Sumber sedimen yang berasal dari DAS tidak  selalu mencapai sungai karea terdeposit di berbagai tempat  yang dilewati seperti cekungan-cekungan dan anak-anak sungai.

Jarak sumber ke waduk

Sedimen yang bersumber dari erosi yang lokasinya jauh akan memberikan nilai SDR lebih kecil dibandingkan sedimen yang bersumber dari lokasi yang dekat dengan sumber transport sedimen. Jumlah sedimen yang melebihi kapasitas system transport sedimen akan menghasilkan desposisi sedimen yang besar pula sehingga menurunkan nilai SDR.

Sistem transport

Semakin besar kecepatan dan semakin besar volume air maka akan semakin besar pula jumlah sedimen terangkut. Semakin banyak jumlah sungai dalam suatu DAS akan semakin besar pula produksi hasil sedimen.

Tekstur partikel-partikel tanah yang tererosi

Tekstru sedimen akan menentukn dimana sedimen  tersebut terdeposisi. Material yang agak kasar/besar umumnya berasal dari tebing sungai dan yang lebh halus berasal dari erosi permukaan.

Lokasi deposisi sedimen

Sedimen yang terdeposisi di cekungan-cekungan permukaan akan menurunkan nilai SDR.

Karakteristik DAS

Kemiringan dan panjang suatu lereng di suatu DAS akan menentukan besarnya erosi yang terjadi di lokasi tersebut yang berakibat besar kecilnya nilai SDR.

            Williams dan Berndt (1972) mengatakan bahawa nilai Sediment Delivery Ratio berbeda antara satu DAS dengan DAS yang yang lain serta bervariasi tiap tahunnya. SDR tidak hanya dipengaruhi oleh satu faktor saja yaitu luas DAS akan tetapi dipengaruhi oleh beberapa parameter juga seperti lingkungan, lokasi sedimen, geomorfologi, karateristik relief dan kemiringan, kondisi saluran,  penutup lahan, pola drainase, tata guna lahan, dan tekstur tanah. Telah banyak penelitian yang dilakukan untuk mencari persamaan empiris SDR yang digunakan untuk memprediksi sediment yield. Di bawah memperlihatkan beberapa contoh persamaan SDR yang digunakan di dunia yang saya kumpulkan setelah membaca beberapa hasil penelitian dan buku.

Image

Image

Image..


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: